Navigating the AI Frontier: Governance and Security in the Age of Agentic AI
Tentang speaker
Eryk Budi Pratama
"Eryk Budi Pratama adalah penasihat tata kelola AI dan keamanan siber di Indonesia. Saat ini ia menjabat Wakil Ketua Komite Tetap bidang Kecerdasan Artifisial dan Pelindungan Data Pribadi di KADIN Indonesia. Dalam peran ini ia terlibat dalam tim kerja penyusunan peta jalan AI nasional dan menekankan pentingnya edukasi karyawan dan konsumen untuk menekan risiko kejahatan siber di era AI. Sebagai praktisi, konsultan, dan subject matter expert di bidang keamanan siber, privasi dan pelindungan data, serta IT advisory, ia membantu banyak perusahaan lokal dan multinasional menjalankan program keamanan siber, pelindungan data, IT governance, risk & compliance, audit TI, dan transformasi digital. Ia juga pernah menjabat Associate Director Cybersecurity and Data Privacy & Protection di Deloitte. Eryk ikut menyusun regulasi pelindungan data pribadi dan standar kompetensi Data Protection Officer (DPO). Ia juga ditunjuk sebagai SME oleh otoritas pengawas dan Self-Regulatory Organization di sektor keuangan, serta menjadi penasihat independen bagi direksi sebuah organisasi regulator di pasar modal. Keahliannya mencakup strategi dan transformasi siber, keamanan cloud, arsitektur keamanan, DevSecOps, keamanan OT/ICS, hingga risiko teknologi baru. Ia memegang banyak sertifikasi, antara lain CIPP/E, CIPM, FIP, GRCP, CDPO, ISO 27001, CCSK, dan CEH. Ia aktif sebagai Indonesia Co-Chair International Association of Privacy Professionals (IAPP), anggota Asosiasi Praktisi Pelindungan Data Indonesia (APPDI), serta Co-Chairman/Komite Tetap di Asosiasi Digital Leader Indonesia (APDI) dan KADIN Jakarta."
Tentang talk ini
AI is often treated as just a business enabler, yet Eryk Budi Pratama argues it is also a geopolitical tool, which makes governance and security as important as the technology. He frames adoption around data, infrastructure and standards, not only the model, and warns against rushing in out of FOMO. He covers supply diversification to reduce vendor and export-control risk, starting small with small language models, and AI-assisted threats such as deepfakes and voice cloning. He then reviews agentic AI risks, including prompt injection, privilege misuse and insecure tool connections. Remedies include security by design, red teaming, zero trust, and standards such as ISO 42001. It is aimed at leaders and builders deploying AI.